This is Delphi, A free premium blogger theme for you.

Kamis, 18 Oktober 2012

Bentrok antara mahasiswa dan polisi pun meledak ketika Komisaris Jenderal Nana Sukarna akan menggelar kuliah umum di Kampus Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. yang mengakibatkan empat anggota polisi dan tiga orang mahasiswa terluka.
 
Personil polisi yang saat kejadian kalah jumlah kemudian dibantu pasukan Brimob Polda Metro Jaya. yang langsung melakukan penekanan terhadap mahasiswa dengan menembakkan gas air mata serta peluru karet untuk tidak melakukan unjukrasa yang anarkis, setelah sebelumnya mencoba melakukan dialog dengan perwakilan mahasiswa.

Aksi reprensif polisi membuahkan aksi perlawanan mahasiswa dengan mengusung bambu dan batu, untuk berusaha melawan memperimbang reprensif petugas. Meski mahasiswa pun akhirnya mundur ke dalam kampus, namun mereka terus melempari polisi yang berjaga di depan gerbang kampus dengan batu.

Wakapolri saat itu hadir mewakili Kapolri Jendral Timur Pradopo / karena berhalangan hadir yang diundang oleh Rektor Universitas Pamulang sebagai pembicara dalam seminar bertemakan 'Pemolisian Demokratik; Tugas dan Peran Polri serta Tantangan ke Depan Polri'.

Penolakan mahasiswa terhadap Wakapolri ini dimulai saat mahasiswa didalam kampus melakukan gerakan dengan membagikan selebaran-selebaran yang berisikan ketidak profesionalan aparat polisi yang selalu bertindak semena-mena, terutama terhadap rakyat, bagi mahasiswa ini haruslah disuarakan dan dipublikasikan agar aparatur polisi dapat mengevaluasi dan berbenah diri yang dalam prosesnya timbullah ancaman serta pengawasan terhadap beberapa orang mahasiswa yang dianggap Boss gerakan.

kemudian memicu penolakan Wakapolri untuk memberikan seminar tersebut.

Bentrok antara mahasiswa dan polisi pun meledak ketika Komisaris Jenderal Nana Sukarna akan menggelar kuliah umum di Kampus Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. yang mengakibatkan empat anggota polisi dan tiga orang mahasiswa terluka.
 
Personil polisi yang saat kejadian kalah jumlah kemudian dibantu pasukan Brimob Polda Metro Jaya. yang langsung melakukan penekanan terhadap mahasiswa dengan menembakkan gas air mata serta peluru karet untuk tidak melakukan unjukrasa yang anarkis, setelah sebelumnya mencoba melakukan dialog dengan perwakilan mahasiswa.

Aksi reprensif polisi membuahkan aksi perlawanan mahasiswa dengan mengusung bambu dan batu, untuk berusaha melawan memperimbang reprensif petugas. Meski mahasiswa pun akhirnya mundur ke dalam kampus, namun mereka terus melempari polisi yang berjaga di depan gerbang kampus dengan batu.

Wakapolri saat itu hadir mewakili Kapolri Jendral Timur Pradopo / karena berhalangan hadir yang diundang oleh Rektor Universitas Pamulang sebagai pembicara dalam seminar bertemakan 'Pemolisian Demokratik; Tugas dan Peran Polri serta Tantangan ke Depan Polri'.

Penolakan mahasiswa terhadap Wakapolri ini dimulai saat mahasiswa didalam kampus melakukan gerakan dengan membagikan selebaran-selebaran yang berisikan ketidak profesionalan aparat polisi yang selalu bertindak semena-mena, terutama terhadap rakyat, bagi mahasiswa ini haruslah disuarakan dan dipublikasikan agar aparatur polisi dapat mengevaluasi dan berbenah diri yang dalam prosesnya timbullah ancaman serta pengawasan terhadap beberapa orang mahasiswa yang dianggap Boss gerakan.

kemudian memicu penolakan Wakapolri untuk memberikan seminar tersebut.

Selasa, 02 Oktober 2012

Sejak dibentuk pada Desember 2003, KPK diharapkan menjadi senjata ampuh untuk memberantas korupsi di negeri ini. Puluhan aparat birokrasi, politisi, dan pihak swasta pelaku korupsi telah diganjar bui oleh lembaga ini. Kiprah KPK pun diapresiasi publik. Citra positif melekat di tubuhnya. Hasil jajak pendapat Kompas di 12 kota pekan lalu tetap memperlihatkan penilaian tersebut. Sebanyak 71,7 persen responden jajak pendapat memberi penilaian positif terhadap KPK.

Meskipun demikian, publik menyadari "taring" tajam KPK belum berhasil memberi efek gentar pada para koruptor. Fenomena "hilang satu tumbuh seribu" di kalangan koruptor dinilai makin nyata oleh publik. Tiga perempat bagian responden jajak pendapat memperkuat penilaian itu. Mereka belum sepenuhnya yakin sepak terjang KPK bisa memberantas korupsi hingga ke akarnya.

DPR dan kepolisian merupakan dua institusi yang akhir-akhir ini secara kasatmata tidak mendukung keberadaan lembaga itu. Alih-alih memperkuat, keduanya justru berusaha melemahkan lembaga antirasuah itu. Melalui upaya merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, para politisi Senayan kembali berupaya memangkas taring-taring tajam kewenangan KPK. Wewenang itu adalah penyadapan dan penuntutan.

Sejumlah pihak menilai, upaya itu adalah jalan masuk untuk melumpuhkan KPK. Aktivis Indonesia Corruption Watch, Danang Widoyoko, bahkan menilai revisi itu merupakan bentuk tindakan balas dendam DPR kepada KPK setelah banyak anggotanya yang korupsi diseret ke meja hijau
Langkah pelemahan KPK ternyata tidak dimotori oleh DPR saja, tetapi juga oleh Polri. Indikasi tersebut menguat saat KPK berupaya membongkar praktik korupsi dalam proyek pengadaan simulator kendaraan bermotor di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Ketika diminta memilih mana yang lebih bisa dipercaya publik dalam menuntaskan kasus Korlantas, sebanyak 76,5 persen responden memilih KPK.

Seperti sudah diduga, Polri kemudian bereaksi seperti "mengabaikan" perintah undang-undang untuk menyerahkan penyidikan kasus kepada KPK. Alih-alih menjadi mitra dalam memberantas korupsi, kepolisian justru tampak menempatkan diri sebagai pesaing yang mengganggu kerja KPK. Indikasi lain juga tampak dari keputusan Mabes Polri menarik puluhan penyidiknya dari KPK. Sebanyak 69 persen responden menilai langkah menyidik sendiri kasus Korlantas oleh Polri sebagai pelemahan KPK.

Sebagaimana hasil jajak pendapat tahun sebelumnya, publik menolak upaya penggembosan KPK. Mayoritas responden jajak pendapat ini menolak langkah DPR menghapus kewenangan penuntutan yang dimiliki KPK.
Meskipun pemerintah memiliki hak untuk mengurangi masa tahanan narapidana, dalam praktiknya pemerintah cenderung memberikan remisi lebih banyak kepada koruptor. Dalam catatan Litbang Kompas, banyak koruptor yang menjalani masa tahanan lebih cepat dibanding hukuman yang dijatuhkan sebagai akibat dari remisi itu.

Bagi publik jajak pendapat ini, pemberian remisi kepada koruptor sangat menguntungkan sehingga misi KPK memenjarakan mereka dengan masa tahanan yang lebih lama menjadi mentah. Mayoritas (86,4 persen) responden setuju jika remisi kepada koruptor bisa memperlemah upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

Retorika jajaran pemerintah ditangkap publik melalui penilaian terhadap peradilan korupsi selama ini. Dari catatan Litbang Kompas, sepanjang 2011 pengadilan tindak pidana korupsi membebaskan lebih dari 20 terdakwa koruptor, terdiri dari kepala daerah, anggota DPRD, dan swasta.

Vonis itu bukan saja meruntuhkan kerja penyidikan KPK, tetapi lebih dari itu telah melukai rasa keadilan masyarakat. Hampir seluruh responden sepakat, pemberian vonis bebas kepada koruptor merupakan langkah memperlemah kinerja KPK. Demikian pula tuntutan hukuman yang sangat ringan oleh jaksa pengadilan tipikor.

Gambaran di atas memperkuat keyakinan publik bahwa baik pemerintah maupun DPR sama-sama tidak serius memperkuat kinerja KPK. Bahkan secara khusus, publik survei ini menyebutkan, partai penguasa saat ini yang paling gencar berusaha melemahkan KPK.













 sumber klik

Sejak dibentuk pada Desember 2003, KPK diharapkan menjadi senjata ampuh untuk memberantas korupsi di negeri ini. Puluhan aparat birokrasi, politisi, dan pihak swasta pelaku korupsi telah diganjar bui oleh lembaga ini. Kiprah KPK pun diapresiasi publik. Citra positif melekat di tubuhnya. Hasil jajak pendapat Kompas di 12 kota pekan lalu tetap memperlihatkan penilaian tersebut. Sebanyak 71,7 persen responden jajak pendapat memberi penilaian positif terhadap KPK.

Meskipun demikian, publik menyadari "taring" tajam KPK belum berhasil memberi efek gentar pada para koruptor. Fenomena "hilang satu tumbuh seribu" di kalangan koruptor dinilai makin nyata oleh publik. Tiga perempat bagian responden jajak pendapat memperkuat penilaian itu. Mereka belum sepenuhnya yakin sepak terjang KPK bisa memberantas korupsi hingga ke akarnya.

DPR dan kepolisian merupakan dua institusi yang akhir-akhir ini secara kasatmata tidak mendukung keberadaan lembaga itu. Alih-alih memperkuat, keduanya justru berusaha melemahkan lembaga antirasuah itu. Melalui upaya merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, para politisi Senayan kembali berupaya memangkas taring-taring tajam kewenangan KPK. Wewenang itu adalah penyadapan dan penuntutan.

Sejumlah pihak menilai, upaya itu adalah jalan masuk untuk melumpuhkan KPK. Aktivis Indonesia Corruption Watch, Danang Widoyoko, bahkan menilai revisi itu merupakan bentuk tindakan balas dendam DPR kepada KPK setelah banyak anggotanya yang korupsi diseret ke meja hijau
Langkah pelemahan KPK ternyata tidak dimotori oleh DPR saja, tetapi juga oleh Polri. Indikasi tersebut menguat saat KPK berupaya membongkar praktik korupsi dalam proyek pengadaan simulator kendaraan bermotor di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Ketika diminta memilih mana yang lebih bisa dipercaya publik dalam menuntaskan kasus Korlantas, sebanyak 76,5 persen responden memilih KPK.

Seperti sudah diduga, Polri kemudian bereaksi seperti "mengabaikan" perintah undang-undang untuk menyerahkan penyidikan kasus kepada KPK. Alih-alih menjadi mitra dalam memberantas korupsi, kepolisian justru tampak menempatkan diri sebagai pesaing yang mengganggu kerja KPK. Indikasi lain juga tampak dari keputusan Mabes Polri menarik puluhan penyidiknya dari KPK. Sebanyak 69 persen responden menilai langkah menyidik sendiri kasus Korlantas oleh Polri sebagai pelemahan KPK.

Sebagaimana hasil jajak pendapat tahun sebelumnya, publik menolak upaya penggembosan KPK. Mayoritas responden jajak pendapat ini menolak langkah DPR menghapus kewenangan penuntutan yang dimiliki KPK.
Meskipun pemerintah memiliki hak untuk mengurangi masa tahanan narapidana, dalam praktiknya pemerintah cenderung memberikan remisi lebih banyak kepada koruptor. Dalam catatan Litbang Kompas, banyak koruptor yang menjalani masa tahanan lebih cepat dibanding hukuman yang dijatuhkan sebagai akibat dari remisi itu.

Bagi publik jajak pendapat ini, pemberian remisi kepada koruptor sangat menguntungkan sehingga misi KPK memenjarakan mereka dengan masa tahanan yang lebih lama menjadi mentah. Mayoritas (86,4 persen) responden setuju jika remisi kepada koruptor bisa memperlemah upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

Retorika jajaran pemerintah ditangkap publik melalui penilaian terhadap peradilan korupsi selama ini. Dari catatan Litbang Kompas, sepanjang 2011 pengadilan tindak pidana korupsi membebaskan lebih dari 20 terdakwa koruptor, terdiri dari kepala daerah, anggota DPRD, dan swasta.

Vonis itu bukan saja meruntuhkan kerja penyidikan KPK, tetapi lebih dari itu telah melukai rasa keadilan masyarakat. Hampir seluruh responden sepakat, pemberian vonis bebas kepada koruptor merupakan langkah memperlemah kinerja KPK. Demikian pula tuntutan hukuman yang sangat ringan oleh jaksa pengadilan tipikor.

Gambaran di atas memperkuat keyakinan publik bahwa baik pemerintah maupun DPR sama-sama tidak serius memperkuat kinerja KPK. Bahkan secara khusus, publik survei ini menyebutkan, partai penguasa saat ini yang paling gencar berusaha melemahkan KPK.













 sumber klik

Rabu, 26 September 2012

Sampai Petang ini Tim SAR gabungan ASDP, TNI, dan Polri masih terus berusaha mengevakuasi korban tabrakan Kapal Motor Bahuga Jaya dengan kapal tanker Norr Gastar diPelabuhan Bakauheni, Lampung. 

Lokasi kejadian tabrakan sekitar empat mil dari Pelabuhan Bakauheni atau dua mil dari Pulau Rimau Balak. Kapal Norr Gastar yang sedang melaju kehilangan kendali kemudian menabrak KM Bahuga Jaya yang menuju Pelabuhan Bakauheni pagi tadi. Lambung KM Bahuga robek dan tenggelam sietitar pukul 05.30 WIB sementara informasi jumlah korban masih simpang siur, baik dari pihak PT ASDP maupun kepolisian setempat. 

Korban yang dievakuasi ditempatkan pada di ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni. Sementara korban kritis dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kalianda, Lampung Selatan. Sebagian besar korban mengalami  trauma dan kedinginan.

Mereka telah dirawat dan diberi makan. Pihak ASDP tengah mengupayakan menghubungi keluarga korban. "Sesuai data yang diangkut dari 10 KM Bahuga jaya, total korban yang dievakuasi adalah 300 penumpang," ujar Salah satu Petugas ASDP Lampung.  
 
Sedangkan sumber lain mengatakan ada sekitar 150 penumpang di KM Bahuga Jaya. Dua penumpang meninggal telah dievakuasi. Sebanyak 70 penumpang selamat juga telah dievakuasi.

Sementara penuturan salah satu korban Suwijo menyatakan "kejadiannya terlalu cepat dan memang banyak para penumpang yang menceburkan diri ke laut dengan menggunakan plampung dikarenakan takut tim penolong tak segera datang" tegas beliau.


Rabu 26 Sept 2012

Sampai Petang ini Tim SAR gabungan ASDP, TNI, dan Polri masih terus berusaha mengevakuasi korban tabrakan Kapal Motor Bahuga Jaya dengan kapal tanker Norr Gastar diPelabuhan Bakauheni, Lampung. 

Lokasi kejadian tabrakan sekitar empat mil dari Pelabuhan Bakauheni atau dua mil dari Pulau Rimau Balak. Kapal Norr Gastar yang sedang melaju kehilangan kendali kemudian menabrak KM Bahuga Jaya yang menuju Pelabuhan Bakauheni pagi tadi. Lambung KM Bahuga robek dan tenggelam sietitar pukul 05.30 WIB sementara informasi jumlah korban masih simpang siur, baik dari pihak PT ASDP maupun kepolisian setempat. 

Korban yang dievakuasi ditempatkan pada di ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni. Sementara korban kritis dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kalianda, Lampung Selatan. Sebagian besar korban mengalami  trauma dan kedinginan.

Mereka telah dirawat dan diberi makan. Pihak ASDP tengah mengupayakan menghubungi keluarga korban. "Sesuai data yang diangkut dari 10 KM Bahuga jaya, total korban yang dievakuasi adalah 300 penumpang," ujar Salah satu Petugas ASDP Lampung.  
 
Sedangkan sumber lain mengatakan ada sekitar 150 penumpang di KM Bahuga Jaya. Dua penumpang meninggal telah dievakuasi. Sebanyak 70 penumpang selamat juga telah dievakuasi.

Sementara penuturan salah satu korban Suwijo menyatakan "kejadiannya terlalu cepat dan memang banyak para penumpang yang menceburkan diri ke laut dengan menggunakan plampung dikarenakan takut tim penolong tak segera datang" tegas beliau.


Rabu 26 Sept 2012

Sabtu, 22 September 2012

 
OLEH E BUDI BEJO (BEJAT)

Kejahatan, Kebohongan, ketidakadilan, dan kesewenang-wenangan akan lenyap/sirna jika manusia dimuka bumi masih konsisten mengamalkan ajaran-ajaran kebaikan dari intisari kitab-kitab Allah.

hal ini bersumber pada fenomena konfrontatif dengan kecenderungan menafik-kan atau reinterpretasi terhadap intisari ajaran Kebaikan hidup (bukan wahyu Tuhan) yang secara umum lebih bersahabat. teologis ini mungkin diperkuat oleh penekanan terhadap sejarah konflik dunia (baik islam, non-islam) dengan sederet ayat-ayat alquran yang mengusung makna konfrontatif serta sederet ayat-ayat alquran yang mengusung makna perdamaian.

seperti ayat-ayat bibawah ini yang kesemuanya itu ditafsirkan oleh beberapa kelompok (yang diduga sebagai gerakan terorisme indonesia) sebagai dasar konfrontratif perlawanan sebgai jalan jihad fisabilillah (baca;the thematic encyclopaedia, the country a god)
(qs.7;16-17, qs.4;76 dan 101) adalah sebuah keniscayaan konflik dunia
(qs.3;118) prilaku Kebencian yang tak pernah sirna
(qs.8;15,20,86, qs.8;73) berbagai bentuk Konspirasi

disisi lain beberapa kelompok menyebutkan ayat lain yang dapat ditafsirkan sebagai dasar perdamaian dan kehidupan yang damai tanpa perang. dengan segala keistimewaan dan kesempurnaan manusia.(qs. al mulk, 2, qs. al imran , 179, qs. an nahl, 128, qs. muhammad 7, qs. an nur 21, qs. al hajj 39-40)

memunculkan asumsi bahwa konflik yang terjadi dari dulu hingga kini dapat diindentifikasi sebagai bentuk dan watak asli atau fitrah manusia (BENGIS, SERAKAH dan TIDAK SUKA PERDAMAIAN), juga mulai lunturnya daya kesempurnaan manusia(RASA dan EMPATI). walaupun telah nampak jelas bahwa krisis/konflik apapun yang berhubungan dengan islam tidaklah lepas dari rekayasa-rekayasa dunia, dalam kepentingan politik kapitalis global.

sebagai contoh krisis palestina, lebanon, bosnia, kosovo, cuprus, chechnya, khasmir, turkmenistan, somalia, eriteria, chad, pantai gading, pilipina, maluku, aceh, lampung (talangsari), papua, dan yang terbaru myanmar, sampang madura, serta suriah. dimana kaum penguasa politik perang saling beradu strategi bak bermain catur dengan menjadikan krisis/konflik diatas sebagai bahan KESENANGAN, KEGEMBIRAAN dan KECINTAAN mereka terhadap perang.

yang kemudian membangun pen-citraan atas kondisi sosial tersebut dengan wacana perdamaian, atau kampanya anti perang dan kesemuanya telah dijadikan sekenario penutup karena telah TERPUASKAN LIBIDO BERMAIN CATUR MEREKA.Seorang Ulama besar yang dihukum mati oleh pemerintah indonesia karena aksi terorisme pernah menyatakan pendapat "bahwa Qs. 6;112 itu membagi 2 golongan Setan: yaitu SETAN KASAT MATA dan SETAN TAMPAK OLEH MATA yang keduanya mempunyai watak yang sama; Yakni Permusuhan Abadi terhadap dan/untuk manusia". (baca;the thematic encyclopaedia, the country a god)

Metro, 22 Sept 2012

 
OLEH E BUDI BEJO (BEJAT)

Kejahatan, Kebohongan, ketidakadilan, dan kesewenang-wenangan akan lenyap/sirna jika manusia dimuka bumi masih konsisten mengamalkan ajaran-ajaran kebaikan dari intisari kitab-kitab Allah.

hal ini bersumber pada fenomena konfrontatif dengan kecenderungan menafik-kan atau reinterpretasi terhadap intisari ajaran Kebaikan hidup (bukan wahyu Tuhan) yang secara umum lebih bersahabat. teologis ini mungkin diperkuat oleh penekanan terhadap sejarah konflik dunia (baik islam, non-islam) dengan sederet ayat-ayat alquran yang mengusung makna konfrontatif serta sederet ayat-ayat alquran yang mengusung makna perdamaian.

seperti ayat-ayat bibawah ini yang kesemuanya itu ditafsirkan oleh beberapa kelompok (yang diduga sebagai gerakan terorisme indonesia) sebagai dasar konfrontratif perlawanan sebgai jalan jihad fisabilillah (baca;the thematic encyclopaedia, the country a god)
(qs.7;16-17, qs.4;76 dan 101) adalah sebuah keniscayaan konflik dunia
(qs.3;118) prilaku Kebencian yang tak pernah sirna
(qs.8;15,20,86, qs.8;73) berbagai bentuk Konspirasi

disisi lain beberapa kelompok menyebutkan ayat lain yang dapat ditafsirkan sebagai dasar perdamaian dan kehidupan yang damai tanpa perang. dengan segala keistimewaan dan kesempurnaan manusia.(qs. al mulk, 2, qs. al imran , 179, qs. an nahl, 128, qs. muhammad 7, qs. an nur 21, qs. al hajj 39-40)

memunculkan asumsi bahwa konflik yang terjadi dari dulu hingga kini dapat diindentifikasi sebagai bentuk dan watak asli atau fitrah manusia (BENGIS, SERAKAH dan TIDAK SUKA PERDAMAIAN), juga mulai lunturnya daya kesempurnaan manusia(RASA dan EMPATI). walaupun telah nampak jelas bahwa krisis/konflik apapun yang berhubungan dengan islam tidaklah lepas dari rekayasa-rekayasa dunia, dalam kepentingan politik kapitalis global.

sebagai contoh krisis palestina, lebanon, bosnia, kosovo, cuprus, chechnya, khasmir, turkmenistan, somalia, eriteria, chad, pantai gading, pilipina, maluku, aceh, lampung (talangsari), papua, dan yang terbaru myanmar, sampang madura, serta suriah. dimana kaum penguasa politik perang saling beradu strategi bak bermain catur dengan menjadikan krisis/konflik diatas sebagai bahan KESENANGAN, KEGEMBIRAAN dan KECINTAAN mereka terhadap perang.

yang kemudian membangun pen-citraan atas kondisi sosial tersebut dengan wacana perdamaian, atau kampanya anti perang dan kesemuanya telah dijadikan sekenario penutup karena telah TERPUASKAN LIBIDO BERMAIN CATUR MEREKA.Seorang Ulama besar yang dihukum mati oleh pemerintah indonesia karena aksi terorisme pernah menyatakan pendapat "bahwa Qs. 6;112 itu membagi 2 golongan Setan: yaitu SETAN KASAT MATA dan SETAN TAMPAK OLEH MATA yang keduanya mempunyai watak yang sama; Yakni Permusuhan Abadi terhadap dan/untuk manusia". (baca;the thematic encyclopaedia, the country a god)

Metro, 22 Sept 2012





Belum jelasnya jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur Lampung, Komisi Pemilihan Umum lampung sudah merencanakan biaya hingga Rp 200 miliar.

Salah satu anggota KPU lampung mengatakan "bahwa hasil pleno telah tersusun perencanaan pilgub tahun 2013. Serta secepatnya akan mengajukan anggaran ke Pemprov Lampung sebesar Rp 200 miliar yang dialokasikan untuk putaran pertama Rp 160 miliar dan Rp 40 miliar jika terjadi putaran ke dua yang secepatnya akan dikordinasikan dengan Gubernur," ujar Sholihin.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, menegaskan "Belum ada pembahasan anggaran pilgub 2013," ujar Sjachroedin. Pihaknya sama sekali belum melakukan pembahasan anggaran pilgub 2013 pada rencana APBD 2013.  

Beliau menginginkan pilgub Lampung digelar pada 2015 alasan Sjachroedin, "lebih baik anggaran pilgub diefisienkan untuk insfrasruktur jalan rusak dikabupaten/kota lainnya agar dapat merambah sampai kepelosok desa supaya masyarakat lebih merasakan," imbuhnya





Belum jelasnya jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur Lampung, Komisi Pemilihan Umum lampung sudah merencanakan biaya hingga Rp 200 miliar.

Salah satu anggota KPU lampung mengatakan "bahwa hasil pleno telah tersusun perencanaan pilgub tahun 2013. Serta secepatnya akan mengajukan anggaran ke Pemprov Lampung sebesar Rp 200 miliar yang dialokasikan untuk putaran pertama Rp 160 miliar dan Rp 40 miliar jika terjadi putaran ke dua yang secepatnya akan dikordinasikan dengan Gubernur," ujar Sholihin.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, menegaskan "Belum ada pembahasan anggaran pilgub 2013," ujar Sjachroedin. Pihaknya sama sekali belum melakukan pembahasan anggaran pilgub 2013 pada rencana APBD 2013.  

Beliau menginginkan pilgub Lampung digelar pada 2015 alasan Sjachroedin, "lebih baik anggaran pilgub diefisienkan untuk insfrasruktur jalan rusak dikabupaten/kota lainnya agar dapat merambah sampai kepelosok desa supaya masyarakat lebih merasakan," imbuhnya



 Menyimak Kasus Film Innocence of Muslims yang digelar oleh Indonesia Conference on Religion and Peace di Kantor Pusat PBNU, beberapa waktu lalu.

Mahfud MD berkomentar "sebaiknya tidak ditanggapi terlalu berlebihan" Alasanya, ini merupakan film yang tanpa kualitas dengan maksud mengadu domba."Kekerasan hanya akan merugikan tidak akan pernah menjadi solusi," ujar Ketua MK ini.

"Tidak harus jadi orang islam untuk marah, agama lain pun pasti marah. Karena si-sutradara pembuat film itu adalah orang kristen tapi tidak kristiani sebab orang yang mempunyai nilai kristiani bisa menghargai dan hidup damai dengan agama lain. Umat nasrani sendiri pernah mengalami pelecehan yang serupa ketika Yesus dikatakan homoseksual, namun kami tetap tenang" ujar Ketua Crisis Center Gereja Kristen Indonesia (CC-GKI) Pendeta Albertus Patty yang senada dengan Mahfud MD.

Beredarnya film Innocence of Muslims di Youtube awal Juli 2012 menimbulkan gejolak di berbagai negara khususnya yang mayoritas berpenduduk muslim. Protes di Kantor Konsulat AS di Benghazi, Libya menewaskan empat warga AS, termasuk Duta Besat Christoper Stevens.

Sedikitnya 100 demonstran luka-luka dan 5 orang meninggal dunia serta 60 aparat luka berat atas kejadian itu.



 Menyimak Kasus Film Innocence of Muslims yang digelar oleh Indonesia Conference on Religion and Peace di Kantor Pusat PBNU, beberapa waktu lalu.

Mahfud MD berkomentar "sebaiknya tidak ditanggapi terlalu berlebihan" Alasanya, ini merupakan film yang tanpa kualitas dengan maksud mengadu domba."Kekerasan hanya akan merugikan tidak akan pernah menjadi solusi," ujar Ketua MK ini.

"Tidak harus jadi orang islam untuk marah, agama lain pun pasti marah. Karena si-sutradara pembuat film itu adalah orang kristen tapi tidak kristiani sebab orang yang mempunyai nilai kristiani bisa menghargai dan hidup damai dengan agama lain. Umat nasrani sendiri pernah mengalami pelecehan yang serupa ketika Yesus dikatakan homoseksual, namun kami tetap tenang" ujar Ketua Crisis Center Gereja Kristen Indonesia (CC-GKI) Pendeta Albertus Patty yang senada dengan Mahfud MD.

Beredarnya film Innocence of Muslims di Youtube awal Juli 2012 menimbulkan gejolak di berbagai negara khususnya yang mayoritas berpenduduk muslim. Protes di Kantor Konsulat AS di Benghazi, Libya menewaskan empat warga AS, termasuk Duta Besat Christoper Stevens.

Sedikitnya 100 demonstran luka-luka dan 5 orang meninggal dunia serta 60 aparat luka berat atas kejadian itu.